hidup ini setiap harinya selalu dihabiskan dibawah canopy langit yang sama, hingga kita tanpa sadar hidup satu atap dengan yang lainnya..
Selasa, 14 Desember 2010
lampu lampion ku
sebuah lampu bergantung di dinding sudut kamar ku, lampu yang ku rakit dengan tangan ku sendiri menjadi lampion yang sederhana namun elok menurut ku. tanpa mengeluarkan duit yang besar untuk merakitnya, dari pada harus membeli lampu tidur yang mahal maka aku ciptakan sendiri kreasi ku. inilah teman penerangan ku saat malam, bertuliskan kata good night pada sisi lampion yang kutulis sendiri, begitu eksotiknya lampu ku, yang setia mengiringi ku tidur saat malam tiba. gelap namun masih dapat terlihat remang-remang kamar ku di buatnya. inilah yang ku suka dari mu lampu ku. kau telah membuat kamar ku terasa nyaman ketika kau ku hidupkan.
untuk gigi indah ku
entah saya harus bagaimana menyikapi semua anugrah yang saya miliki yang menempel pada diri saya
belakangan ini tawaran hadir dari mahasiswi kedokteran gigi unpad bernama anggi yang sedang koas untuk merubah salah satu hiasan tubuh saya, gigi saya menjadi korban praktek nyata terhadap ilmu kedokteran gigi, semua ini dilakukan dengan niat baik untuk gigi saya ini. sang dokter gigi memang sedang mencari kasus ringan sebagai bahan prakteknya, dipilihlah saya sebagai objek perlakuan. karena terangnya sang dokter mencari kasus ringan terhadap gigi yang tidak rata ngetril (alias maju kedepan) juga pengidap roko aktif untuk pemeriksaan karang gigi. untuk mendapatkan data awal dari kondisi gigi saya sang dokter menyuruh saya untuk datang di rumah sakit tempat beliau praktek untuk melihat status gigi saya terlebih dahulu. saya hanya menurut saja untuk di status, ternyata gigi saya di oprek-oprek sang dokter, semua gigi saya baik yang atas atau yang bawah baik yang depan atau belakang semua kena giliran sang dokter untuk di tusuk dengan alat besi pada gusi-gusi gigi saya untuk melihat seberapa parahnya karang gigi yang ada. alhasil beberapa gusi saya berdarah dan gusi bagian belakang saya rasakan agak membekak sedikit. namun saya hanya nurut saja untuk kebaikan semua yang ada pada diri saya. program selanjutnya yang akan di lakukan oleh sang dokter adalah scaling gigi saya (pembersihan karang gigi), semoga semua ini berjalan dengan aman dan perfect. amin.
belakangan ini tawaran hadir dari mahasiswi kedokteran gigi unpad bernama anggi yang sedang koas untuk merubah salah satu hiasan tubuh saya, gigi saya menjadi korban praktek nyata terhadap ilmu kedokteran gigi, semua ini dilakukan dengan niat baik untuk gigi saya ini. sang dokter gigi memang sedang mencari kasus ringan sebagai bahan prakteknya, dipilihlah saya sebagai objek perlakuan. karena terangnya sang dokter mencari kasus ringan terhadap gigi yang tidak rata ngetril (alias maju kedepan) juga pengidap roko aktif untuk pemeriksaan karang gigi. untuk mendapatkan data awal dari kondisi gigi saya sang dokter menyuruh saya untuk datang di rumah sakit tempat beliau praktek untuk melihat status gigi saya terlebih dahulu. saya hanya menurut saja untuk di status, ternyata gigi saya di oprek-oprek sang dokter, semua gigi saya baik yang atas atau yang bawah baik yang depan atau belakang semua kena giliran sang dokter untuk di tusuk dengan alat besi pada gusi-gusi gigi saya untuk melihat seberapa parahnya karang gigi yang ada. alhasil beberapa gusi saya berdarah dan gusi bagian belakang saya rasakan agak membekak sedikit. namun saya hanya nurut saja untuk kebaikan semua yang ada pada diri saya. program selanjutnya yang akan di lakukan oleh sang dokter adalah scaling gigi saya (pembersihan karang gigi), semoga semua ini berjalan dengan aman dan perfect. amin.
Minggu, 12 Desember 2010
kota jatinangor
siapa yang tahu perihal jatinangor, apakah sebagai nama sebuah daerah dia cukup di kenal?!, mungkin jarang orang yang tau tentang kota kecil di pinggiran kota bandung, ya memang jatinangor bukan lagi bagian dari kota bandung melainkan sumedang. di kota yang kecil ini banyak dipadati oleh orang-orang yang bertitel mahasiswa atau kaum akademic yang sedang mencari ilmu atau mencari gelar mungkin lebih tepatnya..hehehe
tidak banyak yang dapat di eksplor dari kota ini, sekedar introduce saja di Jatinangor terdapat 4 institusi atau perguruan tinggi yaitu Unpad, Ikopin, IPDN, dan Unwim yang sebentar lagi di ambil alih oleh ITB. potret tentang kehidupan disana diwarnai oleh pergaulan yang sangat bebas, kalian bebas berkeliaran sepanjang malam, cukup ramai apalagi ketika jam makan malam biasanya anak-anak kosan pada keluar untuk mencari makan. tapi jangan pernah singgah di kota ini pada hari-hari libur, sebab kota ini akan sangat sepi bagai tak berpenghuni.:)
tidak banyak yang dapat di eksplor dari kota ini, sekedar introduce saja di Jatinangor terdapat 4 institusi atau perguruan tinggi yaitu Unpad, Ikopin, IPDN, dan Unwim yang sebentar lagi di ambil alih oleh ITB. potret tentang kehidupan disana diwarnai oleh pergaulan yang sangat bebas, kalian bebas berkeliaran sepanjang malam, cukup ramai apalagi ketika jam makan malam biasanya anak-anak kosan pada keluar untuk mencari makan. tapi jangan pernah singgah di kota ini pada hari-hari libur, sebab kota ini akan sangat sepi bagai tak berpenghuni.:)
negri kami
Hari ke hari, bulan ke bulan, tahun ke tahun kami tetap berada pada pijakan yang sama, negri Indonesia.
Negri dengan berjuta-juta karunia ilahi
Negri yang penuh dengan harapan
Negri yang penuh dengan cinta kasih para penduduknya
Negri yang memberikan banyak kesempatan
Negri yang bergotong royong
Negri yang menjunjung azas egaliter namun sudah jarang sekali kita temukan warga yang berempati lagi
Ataukah negri ini terlalu banyak bencana, sehingga membuat manusia2nya malas bersimpati lagi.
Kami ingat sekali dengan nuansa alam yang indah yang telah kau berikan negri ku
Birunya laut, megahnya pegunungan, hijaunya sawah, jernihnya sungai, merdunya kicauan burung, ikan2 cantik yang berenang di lautan negri ini, kami dapatkan semua pada mu negri. Namun telah kami rubah semua anugrah yang kau berikan. Lautan biru menjadi hitam, gunung2 menjadi gundul, hutan2 lebat menjadi jarang, sungai2 jernih menjadi keruh, burung2 kami paksa tak bernyanyi, ikan2 sudah jarang yang mau singgah di lautan mu.
Apakah kamu marah pada bangsa ini wahai negri, kau kirimkan pesan2 kemanusiaan pada tsunami di aceh dan mentawai, gempa di padang dan garut, gunung meletus di jogja yang membungkam kota mu, serta banjir2 di Jakarta dan wasior.
Demi negri, kami harus malu, berkaca dan berikrar untuk tidak membuat mu marah.
Negri dengan berjuta-juta karunia ilahi
Negri yang penuh dengan harapan
Negri yang penuh dengan cinta kasih para penduduknya
Negri yang memberikan banyak kesempatan
Negri yang bergotong royong
Negri yang menjunjung azas egaliter namun sudah jarang sekali kita temukan warga yang berempati lagi
Ataukah negri ini terlalu banyak bencana, sehingga membuat manusia2nya malas bersimpati lagi.
Kami ingat sekali dengan nuansa alam yang indah yang telah kau berikan negri ku
Birunya laut, megahnya pegunungan, hijaunya sawah, jernihnya sungai, merdunya kicauan burung, ikan2 cantik yang berenang di lautan negri ini, kami dapatkan semua pada mu negri. Namun telah kami rubah semua anugrah yang kau berikan. Lautan biru menjadi hitam, gunung2 menjadi gundul, hutan2 lebat menjadi jarang, sungai2 jernih menjadi keruh, burung2 kami paksa tak bernyanyi, ikan2 sudah jarang yang mau singgah di lautan mu.
Apakah kamu marah pada bangsa ini wahai negri, kau kirimkan pesan2 kemanusiaan pada tsunami di aceh dan mentawai, gempa di padang dan garut, gunung meletus di jogja yang membungkam kota mu, serta banjir2 di Jakarta dan wasior.
Demi negri, kami harus malu, berkaca dan berikrar untuk tidak membuat mu marah.
langkah
Setiap langkah adalah perjalanan.
Terjadi pada bulan November 2010 pada hari jumat malam akhir taun hijriah.
Kami berdelapan berada dalam satu genggaman, persahabatan.
Pijakan-pijakan kami menapaki lobang2 jalan, kerikil2 tajam nan licin, gelap malam gulita.
Tawaran mu adalah bahagia ataukah nyawa.
Dingin setia menemani setiap langkah kita, gelap dengan setia mewarnai pandangan mata kita hingga esok pagi tiba, kabut melukis pegunungan gelap yang kami lewati bersama secara perlahan-lahan.
Sabar setia kami pada harapan eloknya hari esok.
oh sungai kalian hantam badan kami dengan deburan deras aliran mu, wahai pantai kalian memijat mata kami yang lelah dengan eksotik karang mu, dan hewan2 pantai mu yang menghibur. Lalu kalian izinkan kami buat perapian untuk menghangatkan tubuh terlebih untuk memasak sajian2 kami.
Lalu kalian izinkan kami bermalam pada bibir pantai mu yang nikmat.
Pemberian mu adalah pemberian ilahi.
Terjadi pada bulan November 2010 pada hari jumat malam akhir taun hijriah.
Kami berdelapan berada dalam satu genggaman, persahabatan.
Pijakan-pijakan kami menapaki lobang2 jalan, kerikil2 tajam nan licin, gelap malam gulita.
Tawaran mu adalah bahagia ataukah nyawa.
Dingin setia menemani setiap langkah kita, gelap dengan setia mewarnai pandangan mata kita hingga esok pagi tiba, kabut melukis pegunungan gelap yang kami lewati bersama secara perlahan-lahan.
Sabar setia kami pada harapan eloknya hari esok.
oh sungai kalian hantam badan kami dengan deburan deras aliran mu, wahai pantai kalian memijat mata kami yang lelah dengan eksotik karang mu, dan hewan2 pantai mu yang menghibur. Lalu kalian izinkan kami buat perapian untuk menghangatkan tubuh terlebih untuk memasak sajian2 kami.
Lalu kalian izinkan kami bermalam pada bibir pantai mu yang nikmat.
Pemberian mu adalah pemberian ilahi.
Sabtu, 11 Desember 2010
istiqomah
Hari-hari ini begitu melelahkan dan membingungkan
Setiap saat aku selalu berpikir kapan aku akan sampai
Sedangkan proses perjalanan baru saja dimulai kemarin sore
Jiwa batin ku adalah urusan aku yang akan dipertanggungjawabkan kelak
Semoga hati tak pernah berhenti tuk berusaha mengingat pada Mu Sang khalik..
Apakah sekarang aku sudah berada di sisi yang benar?, di sisi orang-orang yang nakal..
Kembalikan Aku ke tempat yang dulu ya Allah..
Tempat dimana aku masih dalam keadaan suci, bersih, dan segar.
Maafkan segala kesalahanKu Ya Rabbi...
Aku sadar menemukan kebahagiaan yang haq itu sulit...
Biarlah tujuanKu tak tercapai asalkan proses yang Kulakukan telah berjalan dengan semestinya,..
Dengan ridhoMu ya Allah...
Setiap saat aku selalu berpikir kapan aku akan sampai
Sedangkan proses perjalanan baru saja dimulai kemarin sore
Jiwa batin ku adalah urusan aku yang akan dipertanggungjawabkan kelak
Semoga hati tak pernah berhenti tuk berusaha mengingat pada Mu Sang khalik..
Apakah sekarang aku sudah berada di sisi yang benar?, di sisi orang-orang yang nakal..
Kembalikan Aku ke tempat yang dulu ya Allah..
Tempat dimana aku masih dalam keadaan suci, bersih, dan segar.
Maafkan segala kesalahanKu Ya Rabbi...
Aku sadar menemukan kebahagiaan yang haq itu sulit...
Biarlah tujuanKu tak tercapai asalkan proses yang Kulakukan telah berjalan dengan semestinya,..
Dengan ridhoMu ya Allah...
anak muda krisis
Saya heran dengan semua kelakuan tak bermakna para pemuda-pemuda yang merasa hebat..
Tak sebanding dengan apa yang mereka dapat dengan kerugian yang teramat besar pada mereka.. yaitu, krisis moral, etika dan martabat harga diri..
Yang terpenting bukanlah mengikuti arus agar sampai tujuan dengan mudah, tapi, menerjang arus sekalipun adalah pantas untuk menemukan apa yang sebenarnya baik untuk dituju..
Jangan sampai tingkah kita akhirnya hanya dapat menjadi cemooh kaum tua..yang muda yang tak bijaksana.. bukan berarti belum dapat dipercaya, saya pun muda.. saya pun ingin di percaya, dan saya harus mengaca.
Tak sebanding dengan apa yang mereka dapat dengan kerugian yang teramat besar pada mereka.. yaitu, krisis moral, etika dan martabat harga diri..
Yang terpenting bukanlah mengikuti arus agar sampai tujuan dengan mudah, tapi, menerjang arus sekalipun adalah pantas untuk menemukan apa yang sebenarnya baik untuk dituju..
Jangan sampai tingkah kita akhirnya hanya dapat menjadi cemooh kaum tua..yang muda yang tak bijaksana.. bukan berarti belum dapat dipercaya, saya pun muda.. saya pun ingin di percaya, dan saya harus mengaca.
Minggu, 05 Desember 2010
musim dingin
Serangkaian musim dingin menghampiri kamar tidur ku pada akhir-akhir malam ramadhan ini, saat setiap tingkah yang ku kerjakan bukan lagi menjadi bantuan untuk menghangatkan tubuh malam, aku bingung. Terkadang aku mencoba menghangatkan fikiran ku yang beku ini dengan membayangkan hangatnya peluk mu yang berbusana tidur, namun aku tidak untuk berfikir yang bukan-bukan, boleh jadi bayang mu adalah pelita hangat saat raga ku dingin. Inilah cinta yang bermakna sedikit itupun cinta, biarlah saat ini hadirmu adalah bayangan dahulu. Biar nanti raga mu menyusul ku masuk ke kamar ku yang dingin ini.
seketika tertegun
Sudah terlalu sering kita membahas perihal percintaan, kemewahan dan arogansi kita, Tapi tanya pada hati kita pernahkah kita mengingat teman-teman lama kita yang kurang beruntung yang tidak tahu lagi apa kabarnya, pernahkah kita membayangkan bagaimana menjalani hidup miskin dijalan, coba tengok masyarakat disekitar kita yang hidup mengenaskan penuh putus asa. Pernahkan kita mengingat jasa para guru-guru kita yang sudah banyak mencurahkan ilmu sehingga kita sekarang menjadi kaum yang terdidik yang mampu memikirkan hal-hal seperti ini, dan seberapa sering kita mengingat dan bersyukur atas kebaikan keluarga kita yang sudah merangkul selama kita hidup dan kita jalani bersama-sama.
(aku rindu keluarga ku, teman-teman ku, guru-guru ku dan bersimpati pada kalian yang kurang beruntung, semoga balasan untuk kalian adalah syurga)
Dalam renungan aku mengingat kalian
Khairizal Anwar
(aku rindu keluarga ku, teman-teman ku, guru-guru ku dan bersimpati pada kalian yang kurang beruntung, semoga balasan untuk kalian adalah syurga)
Dalam renungan aku mengingat kalian
Khairizal Anwar
just be brave to say !
Rasa ini sudah penuh bergemuruh dalam hati yang meminta-minta kepada raga dan mulut ini untuk mengucapkan sesuatu kepadanya..
Saya yakin pada waktunya, ketika kesempatan itu ada dan kebijaksanaan cinta kita tercipta jadi satu akan menjadi cinta yang selalu segar bagai embun-embun pegunungan yang turun menyelimuti wajah-wajah pengembara alam diwaktu subuh.
Jika persatuan cinta ini tidak pernah tercipta, maka akan menjadi malapetaka bagi saya dihari-hari tua saya nanti. Ingatan saya kuat, tiap sudut akan menampakan pencitraan buruk atas dirimu. Tidak ..! saya mohon jangan.
Saya yakin pada waktunya, ketika kesempatan itu ada dan kebijaksanaan cinta kita tercipta jadi satu akan menjadi cinta yang selalu segar bagai embun-embun pegunungan yang turun menyelimuti wajah-wajah pengembara alam diwaktu subuh.
Jika persatuan cinta ini tidak pernah tercipta, maka akan menjadi malapetaka bagi saya dihari-hari tua saya nanti. Ingatan saya kuat, tiap sudut akan menampakan pencitraan buruk atas dirimu. Tidak ..! saya mohon jangan.
identitas hati
Aku mencoba menguraikan identitas hati ku yang begitu bergemuruh namun tak jelas inginnya, setiap kata terucapa nama indah mu lah yang terucap, saat ku menghayal selalu bayangmu yang hinggap, permenit atau perdetik selalu fikiran ini tersita untuk yang ku namakan cinta. Dialah sang dewi, indahnya, cantiknya dan gairahnya yang ditampilkan tak pernah membuat ku bosan. Semua yang ku lihat adalah ketakjuban dari perangai sesosok wanita, yang indah dalam balutan pakaiannya, yang gemulai dengan gerakannya dan setiap kata yang terucap darinya adalah kabar kegembiraan bagi hati
Langganan:
Postingan (Atom)




