Senin, 04 Juli 2011

diam sendiri = berpikir

sering sekali ketika sepi atau dilema aku menjalani begini
duduk sendiri tanpa lawan bicara
di dalam kamar, di depan pintu, di pelataran atau pergi ke suatu tempat sendiri.
disaat itu juga aku merasa melakukan perbincangan hebat dalam fikiran ku
yang terangkum dalam dialog itu sebenarnya adalah perkataan otak dan hati ku sendiri
proses sederhana ini biasanya membuahkan hasil pemikiran baru tanpa campur tangan orang lain
banyak filosofi - filosofi baru yang ku buat dan tidak untuk dipublish
banyak khayalan - khayalan keren yang ku dapat
dan banyak juga perang - perang pemikiran yang ku buat sendiri alurnya
pada saat itu aku menganggap bahwa aku sedang dalam fase pematangan pola pikir ku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar