hidup ini setiap harinya selalu dihabiskan dibawah canopy langit yang sama, hingga kita tanpa sadar hidup satu atap dengan yang lainnya..
Selasa, 27 September 2011
banyak yang bingung dan yang jenuh!
hidup aku, teman-teman ku, atau mereka yang tak kenal sayapun sepertinya sama saja, banyak yang bingung. mari saya uraikan sedikit cerita yang tidak menarik sepertinya. aku lihat di kampus, di kosan, di tempat nongkrong atau tempat makan sekalipun akhir-akhir ini berbicara hal yang kita anggap menjemukan. Golongan pertama teman-teman saya yang sudah kerja menceritakan lelahnya bekerja seakan waktu di renggut oleh ego nya perusahaan ego nya pekerjaan yang tak habis-habisnya walau dikerjakan setiap hari, minggu, bahkan bertahun-tahun mungkin. Golongan kedua teman-teman saya yang sudah lulus menjadi seorang sarjana dari kampus-kampusnya mereka bercerita bingung dan jemunya melamar pekerjaan sana-sini di perusahaan yang membuka lowongan namun tak memilih mereka untuk menjadi pegawainya, sedangkan syarat dan ketentuan dalam lowongan kerja mereka cukupi, hingga pada tahan interview mereka lakukan dengan performance yang maksimal tetap saja tak memberi kesempatan untuk mereka bekerja di perusaannya. Golongan ketiga adalah mereka yang belum lulus dari kampus, golongan ini adalah golongan yang saya alami sekarang, keluh kesah kami dalam menempuh syarat sarjana yang belum juga kunjung terlaksana, kita bercerita tentang revisi-revisi draft skripsi yang tak juga di acc oleh pembimbing kami, sepertinya peribahasa "tak ada gading yang tak retak" hanya jadi momok yang tak diindahkan untuk urusan ini. saya paham bahwa setiap tingkatan hidup ini selalu menemukan kejenuhan dan kebingungan, bahwa kita dituntut untuk tetap dapat survive dalam setiap keadaan, bukan lari atau kabur dari persoalan tapi harus dapat menemukan jalan keluarnya. kesempatan selalu ada untuk kita keluar dari masalah, cari dan ambilah kesempatan itu maka kita akan dapat tersenyum senang pada akhirnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar