Rabu, 23 November 2011

Unek-unek


Untuk mister “X”, saya banyak dengar gurauan anda yang membuat kelompok diskusi anda tertawa sebagai penghargaan atas usaha lelucon anda, anda bersikap seakan semua urusan itu mudah. Banyak juga anggota dari kelompok anda yang “bermasalah” dalam aturan-aturan main anda. Saya salah satunya, sebagai actor yang bermasalah saya banyak mangkir “kabur” kesana-kemari mencari tempat peraduan ataupun motifasi dari pikah lain untuk menghadapi penghakiman anda. Tidak ada rahasia bahwa kami orang-orang yang terhakimi dari aturan anda merasa takut untuk berhadapan langsung dengan anda, untuk mendengar ceramah-ceramah dari anda, terlebih lagi ancaman yang membuat mental kami seperti karet, gampang melar dan gampang mengkerut. Mungkin itu metode anda untuk membuat kami sadar bahwa jalan satu-satunya untuk menyadari kami para terdakwa adalah dengan mengancam ataupun menakut-nakuti kami. Beruntung bagi yang bermental “baja” seperti saya, mental saya malah menjadi kuat dan tahan banting dengan ancaman anda, tapi betapa teragisnya individu-individu yang tak tahan mental, mental mereka bukan jadi berkembang tapi justru malah menjadi “kerdil”. Kami ini butuh dukungan moril dari anda bukan ancaman. Maka maklum sajalah bila yang terjadi sekarang anggota-anggota dari tim anda yang bermasalah tak ada perkembangan atau progress dari aturan-aturan anda tapi malah menghilang dari hadapan anda. Mungkin saya harus memberikan pesan ini langsung kepada anda bahwa treatment anda itu SALAH, baiknya anda perbaiki lagi metode pendekatan persuasife anda kepada anggota-anggota anda yang bermasalah. Tugas saya disini yang berlaku sebagai anggota adalah mengerti karakter pemimpinnya, sedangkan anda sebagai pemimpin hendak pula mengerti dengan karakter angota-anggotanya. Sekian terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar