Selasa, 20 Desember 2011

Sang Gladiator

aku mengerti mencintaimu berarti siap menjadi korban
melesatkan anak panah-anak panah kecemburuan yang menikam
dari singgahsana cintamu, alur cerita itu kau atur
delapan kesatria bertarung memamerkan kebolehan
ratu tetap saja diam dengan hidangan yang dituang
buah-buah syurga sebagai upeti tak menjatuhkan simpati pada siapa
aku tancapkan pedang dewa cinta di lapang pertarungan
aku adalah sang pangeran sayembara yang berjuang tenang dan diam-diam
mungkin ratu ingin melepas dahaga dari suguhan darah pemberian pemenang
tunaikanlah pilihan, hingga menjadi sejarah dan kisah ini berkesudahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar