Aku anggap kumpulan emas, kamu anggap hanya butiran pasir yang tak bernilai
Sudah lama rasa simpati ini hadir untuk mu, ku tanam, ku pupuk, kusiram dan ku biarkan tumbuh
Berharap dapat bersemi indah, namun persepsi kita terhadap cinta masih tak kunjung sama
Memang persepsi yang kita samakan bukanlah tentang 2 pemikiran, namun 2 perasaan manusia yang berbeda kelamin
Aku anggap kau wanita sempurna, sedang engkau anggap aku laki-laki biasa saja
Takkan ada penggabungan rasa, kalau kau dan aku tidak sama-sama belajar tentang “ilmu dasar penggabungan persepsi antara 2 manusia yang berbeda kelamin”
Mungkin kamu dapat dengan mudah melihat ku pergi dengan pasanganku nanti, tapi lain soal dengan ku jika kau yang berbuat seperti itu.
Mungkin aku terlalu yang menganggap berlebihan dengan proses yang kita jalani ini
Aku anggap proses yang kau dan aku jalani itu megah
Namun kau seakan menilainya sederhana saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar