cinta adalah anugrah yang diberikan oleh Tuhan
dalam cinta yang ada hanya keindahan
jika cinta telah membuatmu murung, kesal, atau sedih
maka hati-hati barang kali itu bukan cinta melainkan hanya sebuah obsesi
*lagi-lagi saya berpesan:
"JANGAN PERCAYA BEGITU SAJA DENGAN KATA-KATA SAYA, SEBAB SAYA SENDIRI RAGU"
hidup ini setiap harinya selalu dihabiskan dibawah canopy langit yang sama, hingga kita tanpa sadar hidup satu atap dengan yang lainnya..
Rabu, 29 Juni 2011
Sabtu, 25 Juni 2011
jadi dewa bagi diri sendiri
nampaknya banyak diantara kalian bukan saya, yang memburu untuk mendapat simpati dari yang lain
yang sedang putus cinta berkata: "aku sedang sedih atau aku sedang hancur"
yang sedang miskin berkata: "aku lapar, sudah sehari aku tidak makan"
yang terkekang berkata: "aku bosan hidup diatur-atur seperti ini"
kemudian yang sombong berkata: " sini kalian semua biar aku yang bantu"
kalau semua mengharap simpati, lantas siapa yang harus memberi simpati?
apakah menunggu dari orang yang sombong?
mungkin kalian harus tegar sendiri, hadapi segala sesuatunya dengan sebijak dan sedewasa mungkin.
jadikan diri kalian adalah DEWA..
yang sedang putus cinta berkata: "aku sedang sedih atau aku sedang hancur"
yang sedang miskin berkata: "aku lapar, sudah sehari aku tidak makan"
yang terkekang berkata: "aku bosan hidup diatur-atur seperti ini"
kemudian yang sombong berkata: " sini kalian semua biar aku yang bantu"
kalau semua mengharap simpati, lantas siapa yang harus memberi simpati?
apakah menunggu dari orang yang sombong?
mungkin kalian harus tegar sendiri, hadapi segala sesuatunya dengan sebijak dan sedewasa mungkin.
jadikan diri kalian adalah DEWA..
ketika aku dalam dimensi mu
aku mengenal mu di bumi ini
perangai mu adalah bius yang merangkup jiwa ku
engkau telah menyeret-nyeret ruh ku memasuki dimensi cinta mu
aku terperangkap, kata-kata mu membisukan mulut ku
segala ucap ku telah gugur dihadapan mu
bersamanya kau hiasi bunga-bunga duka
aku seperti bocah yang tak mengerti cinta
aturannya tak memberi ku petunjuk apa-apa
haruskah ku pelajari dahulu seni memanah ketika kau menjelma menjadi serigala
kini engkau telah kembali pada bangunan awal mu yang dahulu
terima kasih perempuan ku, sedianya engkau telah menjamahi ku dikala itu.
perangai mu adalah bius yang merangkup jiwa ku
engkau telah menyeret-nyeret ruh ku memasuki dimensi cinta mu
aku terperangkap, kata-kata mu membisukan mulut ku
segala ucap ku telah gugur dihadapan mu
bersamanya kau hiasi bunga-bunga duka
aku seperti bocah yang tak mengerti cinta
aturannya tak memberi ku petunjuk apa-apa
haruskah ku pelajari dahulu seni memanah ketika kau menjelma menjadi serigala
kini engkau telah kembali pada bangunan awal mu yang dahulu
terima kasih perempuan ku, sedianya engkau telah menjamahi ku dikala itu.
Rabu, 20 April 2011
Malam Ini Malam Minggu
Aku duduk disini diatas sebuah bantal yang dialaskan karpet dibawahnya, dikamar abang kandung ku ini, didepan sebuah komputer. Sejak sehabis magrib aku mulai duduk disini, sekedar menghilangkan kebosanan kehidupanku yang flat ini. Sudah habis puluhan lagu aku dengar dari suara yang keluar dari spiker komputer, sudah habis berbatang-batang rokok ku hisap untuk mengiringi malam minggu ku ini, dan sudah 2 cangkir kopi hitam pula habis ku minum. Namun nyatanya ketika aku tersadar, ternyata ini baru jam setengah sepuluh malam. Ya, kira-kira aku baru menghabiskan 3 jam malam minggu ku disini, padahal aku sudah berharap lebih dengan lagu, rokok dan kopi itu untuk dapat membawa ku pada sang fajar. Bahwasannya pengalaman malam minggu ini menjadi pelajaran bagi ku dikemudian malam-malam minggu selanjutnya.
Perayaan Car Free Day
Car Free Day, kalau boleh aku mengartikannya dalam bahasa pribumi yaitu Hari Bebas Mobil, Tapi kenapa orang-orang merayakannya dengan bersepeda. Oh.. mungkin karena orang-orang mengartikanya sama dengan “bicycle today”.hahaha.. tapi semua itu bebas saja dirayakan dengan dan seperti apa, asal bukan dengan mobil! Yeaaahhh…
Langganan:
Postingan (Atom)