hidup ini setiap harinya selalu dihabiskan dibawah canopy langit yang sama, hingga kita tanpa sadar hidup satu atap dengan yang lainnya..
Senin, 21 Maret 2011
Bubur Ayam Dini Hari
Tukang inilah yang terkadang mengisi perut saya yang cemas untuk mencari ketenangan saat begadang, ya tukang bubur ayam daerah pasar cileunyi ini yang biasanya buka pada saat orang-orang ramai memenuhi pasar untuk memenuhi kebutuhan pokoknya.
Biasanya si bapak penjual bubur ini sudah datang untuk “memarkirkan” gerobak dan menggelar meja lesehannya pada pukul 3 pagi, waktu yang tepat untuk saya dan teman-teman saya untuk mengisi perut kami yang lapar saat begadang. Harganya pun bersahabat bagi kantong-kantong mahasiswa, hanya 3ribu rupiah saja kami sudah mendapat paket bubur ayam komplit dengan kerupuk dan sambalnya.
Tantangan kami untuk datang ketempat ini hanya urusan dingin nya malam, maklum jam 3 pagi disaat embun-embun turun kami harus berkendara motor sejauh kurang lebih 3 kilo meter dari kosan kami untuk menukar duit kami dengan semangkuk bubur si bapak.
Kebiasaan saya ini mulai saya lakukan sejak semester tujuh berkat rekomendasi teman saya si obet. .Terima kasih Obet.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar